Cerita Panjang Di Balik Pembuatan Videoklip “Desember”-nya Efek Rumah Kaca

Setiap tahun, saya selalu dibangunkan kembali dari tidur panjang sebagai seorang videokliper. Yup! tepatnya setiap memasuki bulan Desember. Hal ini disebabkan oleh lagu indah milik grup Efek Rumah Kaca (ERK) berjudul “Desember”

december_feat

Menjelang bulan Desember, saya selalu “dicolek” oleh teman-teman di media sosial hanya karena videoklip yang pernah saya buat. Apalagi ketika pada bulan ini biasanya selalu diiringi dengan musim hujan. Sungguh perpaduan yang pas antara lagu, videoklip, dan suasana hujan. Yang mana hal ini memang sengaja menjadi bagian dari konsep videoklip yang saya buat. Akan tetapi ide ini bukanlah sebuah ide yang mudah dalam mengeksekusinya, karena pengerjaan videoklip ini membutuhkan waktu yang sangat lama sekali, demi kesabaran dalam mengumpulkan footage hujan dari berbagai negara.

Saat saya menerima persetujuan mengerjaan videoklip Desember, saya memang sudah menyukai sekali lagu ini. Dalam bayangan saya kata kunci sebagai ide dari videoklip ini adalah “suasana hujan”. Maka saya mengajukan ide untuk menampilkan seluruh scene videoklip ini dengan gambar hujan.. dan hujan.. saja. Setelah saya dan ERK sepakat, maka saya mulai dengan mengontak semua teman saya yang berada di luar negeri untuk mengirimkan footage hujan di masing-masing negara. Intinya, di mana pun kita berada suasana hujan mempunyai perasaan yang sama. Mulailah saya mengumpulkan footage yang dikirimi oleh teman-teman saya. Hasilnya tentu belang-belang, mengingat tiap orang menggunakan jenis kamera yang berbeda-beda. Maka saya putuskan untuk membuat videoklip ini hitam-putih (agar tidak harus menjalani color-grading).

Satu per satu scene hujan saya kumpulkan dari satu negara ke negara lain. Saat hampir selesai editing, ternyata saya ada kesempatan ke beberapa negara di Eropa, akhirnya saya memohon ke manager ERK saat itu yaitu Harlan Bin Boer untuk mengundur jadwal rilis videoklip ini, dengan harapan kali-kali aja saya bisa mendapat footage hujan lagi di Eropa. Untungnya semua personel dan manajemen ERK setuju, maka saya dapat waktu lagi untuk mengejar gambar hujan lain. Akhirnya, tanpa saya duga, penantian ini membuahkan hasil indah, saat saya mengambil suasana hujan di bawah menara Eiffel Paris, tiba-tiba hujan berhenti dan munculah pelangi yang sangat indah. Saya terdiam sejenak, seolah mendapatkan wangsit dengan suara “it’s a wrap!”. Dengan stock shoot pelangi ini, maka saya memutuskan mengedit ulang bagian akhir videoklip untuk ditambahkan transisi dari scene hitam-putih menjadi berwarna (agar pelangi terlihat). Scene akhir ini pun semacam penekanan pada lirik “seperti pelangi setia menunggu hujan reda”. Namun karena ending hujan berhenti pada scene pelangi ini maka saya pun membutuhkan di opening scene yaitu hujan baru mulai. Bagaimana caranya? Terpaksa saya menggunakan visual effect. Hujan buatan lewat computer hehe.. Ini footage dan vfx aslinya.

Bungkus! videoklip “Desember” akhirnya selesai juga dan segera dikirim ke MTV. Saat itu tanggal 23 September 2008 dan saya baru tersadar bahwa sejak awal saya mengambil job ini hingga selesai ternyata memakan waktu setahun!! haha… Yang lebih serunya lagi, videoklip Desember ini pertama kali rilis di MTV sekitar bulan Oktober – November, jadi pas ketika memasuki bulan Desember videoklip ini sudah hafal di penonton MTV dan lagu ini menjadi semacam anthem bulan Desember. Saya sangat senang dan puas sekali dengan videoklip ini, apalagi saya merasa seolah mendapatkan “kado” setiap memasuki bulan Desember dengan menonton lagi videoklip ini di saat hari hujan 🙂

Thanks Efek Rumah Kaca.. ! 🙂 you gave me a chance to create my own story.. and history through this video!

«
»

One comment on “Cerita Panjang Di Balik Pembuatan Videoklip “Desember”-nya Efek Rumah Kaca”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: